Tuesday, June 28, 2016

Harga Peralatan Kardus, Botol, dan Galon Terbaru

Jika kita sudah membulatkan tekad untuk memulai usaha air minum, berapa biaya beli kardus, lidcup (tutup gelas), berapa biaya beli gelas dan berapa biaya-biaya lainnya?
Artikel ini menjawab pertanyaan salah seorang penikmat mesinkemasan.co di facebook. Ketika mesin-mesin sudah lengkap,mesin water treatment air minum sudah ada, mesin cuci-isi botol dan gallon sudah beli, mesin cup sealer sudah ready, so what next?
Baiklah, pertama soal mesin water treatment. Bapak/Ibu bisa membeli ke supplier mesin water treatment yang paling dikenal, bagi yang mau membandingkan harga dan pelayanan, kami sediakan paketnya di web kami, www.mesinkemasan.co.
Untuk mesin proses, output mesin water treatment biasanya ada tiga: botol, gallon dan cup (gelas).

Biaya Kemasan Botol
Untuk botol, paket mesin cuci-isi-tutup botol ada di link kami disini. Harganya bervariasi dan ada mesin local serta mesin import. Tinggal kapasitas yang diinginkan berapa botol dalam satu jamnya. Berikut estimasi belanja beli kardus-botol-dan lainnya:
  1. Botol, untuk 600ml harga ±Rp 450 – Rp 500/pcs, minimum order 5.000pcs
  2. Cap (tutup botol), harga ±Rp 55 – Rp 65/pcs, minimum order 6.000pcs
  3. Seal cap (seal tutup botol) sablonan harga ±Rp 35/pcs, minimum order 10.000pcs
  4. Kardus untuk botol 600ml harga ±Rp.3.100-Rp.3.200/pcs, minimum order 10.000pcs
  5. Label botol 600ml, harga Rp.55/pcs,minimum order 150.000 pcs.
Khusus untuk label, sebelum membeli labelnya, Bapak/Ibu harus membuat cetakan (mold) merk sesuai merk,warna dan disain yang Bapak/Ibu inginkan. Harga cetakan ini berkisar Rp 2.200.000 – Rp 2.500.000 perwarna.So,kalau ingin hemat,hematlah penggunaan warna. Jangan menggunakan warna terlalu banyak.

Biaya Kemasan Galon
Selanjutnya, untuk mesin cuci-isi-tutup gallon, harga mesin cuci-isi-tutup galon ada di link kami disini. Harganya juga bervariasi, ada mesin local dan ada mesin import. Tinggal berapa kapasitas yang Bapak/Ibu inginkan. Berikut estimasi harga belanja kelengkapan kalau akan produksi kemasan gallon:
  1. Beli gallon, untuk gallon PC grade A harga ±Rp 36.000 – Rp 38.000 minimum order 100pcs
  2. Beli gallon, untuk gallon PET grade A harga ±Rp 25.000 – Rp 27.000 minimum order 100pcs
  3. Beli label sticker gallon, harga ±Rp 400 – Rp 450/pcs minimum order 10.000pcs
  4. Beli tutup gallon (tinggi 3cm) harga ±Rp 350 minimum order 10.000pcs
  5. Beli segel tutup gallon sablon harga ±Rp 150 minimum order 10.000pcs
  6. Beli tissue gallon sablon harga ±Rp 90 minimum order 10.000pcs
Untuk beli tutup gallon, biasanya Bapak/Ibu akan dikenakan biaya cetakan (emboss) sesuai merk dan tulisan yang akan ditulis di tutup gallon. Harganya tergantung kita pesan di perusahaan besar atau produsen kecil. Untuk produsen besar, biasanya minta biaya emboss kisaran Rp.1-5jt, tergantung mereka memiliki mesin kecil apa besar.
Untuk segel dan tissue gallon, ada opsi memakai sablon biasa atau printing (warna lebih banyak, kualitas cetakan lebih baik, dan hasil lebih OK). Jika printing, aka ada opsi seperti botol, ada biaya cetakan (rotografur) namun akan mengakibatkan biaya per-pcs lebih murah.
Bersambung ke biaya belanja kemasan gelas yaa……

Syarat Lulus Uji SNI

Agar lolos dalam pengujian SNI, perusahaan harus melengkapi kelengkapan dokumen yang harus diisi oleh perusahaan bersangkutan. 
Jika tidak, pendamping SNI dapat membantu perusahaan dalam kepengurusan kelengkapan tersebut.
Perlu diingat, pendamping SNI tidak dapat menjamin bahwa perusahaan anda akan lolos uji SNI dengan leluasa, namun hanya membantu persyaratan administrasi maupun kesiapan mental dan administrasi lapangan karyawan serta memastikan kelengkapan ruang produksi, ruang proses, laboratorium dan kegiatan lain di perusahaan.
Adapun persyaratan administrasi yang harus dilengkapi adalah sebagai berikut:
Dokumen Permohonan SPPT SNI (Baru/Sertifikasi Ulang) :
(Yang dimaksud dengan Permohonan SPPT SNI Baru adalah permohonan yang diajukan oleh Produsen Pemohon untuk produknya yang belum memiliki SPPT SNI.)
  1. Surat Permohonan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI
  2. Persyaratan Administrasi:
2.1.     Daftar Isian Permohonan
2.2.     Akte Perusahaan dan perubahannya bila ada.
2.3.     Izin Usaha Industri yang sesuai lokasi, ruang lingkup dan masih berlaku.
2.4.     NPWP (bagi pemohon dalam negeri dan importir)
�  Sertifikat Merek/Surat Pendaftaran Merek dari Ditjen HAKI (kecuali untuk produk antara dan produk dalam bentuk bulk). Kelas produk dalam sertifikat merek dagang/surat perdaftaran merek dagang harus sesuai dengan produk yang dimohonkan SPPT SNI-nya.
�  Untuk hak pemegang merek yang tidak dimiliki oleh perusahaan pemohon SPPT SNI tetapi dimiliki oleh perusahaan/perorangan lain harus menyertakan surat pelimpahan merek  atau surat perjanjian kerjasama dari pemilik merek ke perusahaan pemohon SPPT SNI.
�  Untuk pemaklon/importir menyertakan surat penunjukan sebagai importir.
2.6.     Alur Proses Produksi.
2.7.     Ilustrasi dan Cara Pembubuhan Tanda SNI
2.8.     Struktur Organisasi Perusahaan.
2.9.     Daftar Peralatan Inspeksi/Pengujian
2.10.  Perjanjian Penggunaan SPPT SNI
  1. Persyaratan Sistem Manajemen Mutu:
3.1.     Pedoman Mutu
3.2.     Daftar Dokumentasi Sistem Manajemen Mutu (Daftar seluruh Prosedur, Instruksi Kerja dan Formulir untuk sistem manajemen mutu perusahaan)
3.3.     Kopi Sertifikat Sistem Manajemen Mutu atau
Pernyataan Kesesuaian bila :
  1. Pedoman BSN No. 10 Tahun 1999
  2. Menerapkan ISO 9001:2000 tanpa sertifikat
  3. Sertifikat ISO 9001:2000 tanpa Logo KAN
  4. Persyaratan Khusus
4.1.     SIPA atau yang setara lainnya atau Surat keterangan Kerjasama Perusahaan Pemohon SPPT SNI dengan Perusahaan pemegang SIPA untuk air baku.
4.2.     Sertifikat Hasil Uji Air Baku terhadap Permenkes Nomor 416/Menkes/PER/IX/1996 (untuk AMDK).
4.3.     Kopi laporan atau sertifikat kalibrasi peralatan inspeksi/pengujian (untuk AMDK).
4.4.     Khusus untuk produk SIR disertai dengan Tanda Pengenal Produsen (TPP).

Friday, June 24, 2016

Cara Kerja Mesin Blow Molding

Mesin Blow Moulding terdiri dari tiga jenis proses. Yaitu:
– Injection Blow Mold
– Extrusion Blow Mold
– Stretch Blow Mold
injection blow molding
Merupakan proses pembentukan produk berbahan plastik dengan cara diinjeksikan terlebih dahulu untuk bakalan plastik yang akan di blow (tiup).
Mesin ini terdiri dari komponen Injeksi dan Blow.
Mesin ini Secara umum digunakan untuk kontainer dengan ukuran yang relatif kecil dan yang sama sekali tidak ada handle(tuas).
Sering digunakan untuk produk yang terdapat bentukan ulir pada bagian leher pada botol
Tahapan Proses Injection Mold:
1. Plastik dalam keadaan melting (panas tinggi) diinjeksikan kedalam bakalan
2. Plastik dipindah ke cetakan blowing
3. Udara di tiupkan sehingga plastik mengembang dan menempel sesuai bentuk mold
4. Cetakan membuka untuk pengeluaran produk

extursion blow molding
Proses ini disebut sebagai pembentukan material plastik dengan cara diteteskan dari extruder.
Metode yang paling sederhana dari blow mold terdiri dari extruder dan blow. Prinsip ini bisa digunakan untuk produk yang bervariasi dari bentuknya, ukurannya, bukaan leher pada botol, maupun bentukan handle
Jenis plastik yang digunakan adalah HDPE, PVC, PC, PP, and PETG
Tahapan Proses :
1. Plastik dikeluarkan dari extruder masuk ke cetakan blow dengan pengarah lubang
2. Cetakan tertutup
3. Pengarah lubang mengalirkan fluida (udara) kedalam plastik yang dalam keadaan melting sehingga menekan ke cetakan
4. Cetakan terbuka untuk pengeluaran produk.











stretch blow molding
Proses ini berupa pembentukan plastik dengan cara di rentangkan (stretch) sampai tercapai ukuran yang diinginkan dengan mempertimbangkan ketebalan bakalan plastik.
Proses ini sangat baik digunakan untuk plastik dengan jenis PET. Terdiri dari komponen Injeksi, Stretcher dan Blow
Tahapan Proses:
1. Plastik dalam keadaan melting diinjeksikan kedalam kaviti dalam bentuk bakalan
2. Plastik di stretching (diregangkan) sesuai dimensi yang diperlukan
3. Udara di tiupkan sehingga plastik mengembang dan menempel sesuai bentuk mold
4. Cetakan membuka untuk pengeluaran produk

Kelemahan dan Kelebihan Mesin Lokal maupun Import

Ini pengalaman kami soal mesin, khususnya pengalaman kami selama menjual aneka mesin kemasan di mesinkemasan.co.
Ada hal utama yang perlu menjadi pertimbangan anda dalam memilih mesin: Pertama, layanan purna jual. Pastikan supplier memiliki garansi pada mesin yang dijual. Umumnya garansi berlaku untuk sparepart dan service. Ada supplier yang membuat rendah harga mesin tapi tidak memiliki garansi service.
Kedua, pastikan benar bahwa anda dapat mencari sparepart mesin yang anda beli disekitar anda. Baik mesin lokal (dalam negeri) maupun mesin import asalkan sparepart ada disekitar anda, itu patut menjadi prioritas. Ingat, kebanyakan mesin terdiri dari relay, kontaktor, dan motor. Nah kalau anda mengerti tentang jenis sparepart tersebut dengan baik, maka selesai satu permasalahan.
Ketiga, perhatikan mesin dengan seksama, adakah diantara sparepart yang di hapus speknya. Ini penting, karena dengan sparepart yang dihapus speknya berarti anda tidak dapat membeli sparepart tersebut di pasar umum. Akibatnya, anda harus membeli ke supplier dengan kemungkinan harga lebih mahal.
Keempat, lihat lingkungan anda. Jenis teknologi apa yang cocok dengan lingkungan anda. Pengalaman kami, pelanggan di daerah sebaiknya menghindari mesin dengan teknologi digital (touchscreen/plc) dan sebaiknya menggunakan teknologi setingkat di bawahnya.
Kenapa? Karena teknologi digital mengharuskan anda untuk menginstal ulang mesin dan memprogram kembali ketika ada kesalahan atau kerusakan pada sistem digitalnya. Akibatnya, ketika mesin rusak maka harus dikirim ke supplier dan butuh waktu yang lumayan lama sampai mesin beroperasi kembali.
Itulah tips singkat dari kami mesinkemasan, mesin import atau lokal, pastikan anda memberi perhatian ekstra pada 4 hal tersebut. Selamat mencoba.